Namewee mungkin tidak begitu dikenal di Indonesia, dia salahsatu rapper Malaysia yang kontroversial yang berani mengungkapkan hatinya melalui lirik.
Pada bulan Agustus lalu rapper asal Jiran ini dicokok polisi Malaysia karena salahsatu lirik lagunya bernada rasis. Lagu yang berjudul “Nah” tersebut menceritakan tentang seorang kepala sekolah Islam, dimana dilirik menggambarkan perbuatan rasisme terhadap murid-murid etnis dari Cina dan India.
Rasis adalah merupakan hal yang sangat-sangat sensitif di negeri Jiran. Terkait hal itupun salahsatu partai terbesar di Malaysia, United Malays National Organisation (UMNO) sampai dibuat kesal. Partai pun mengusulkan agar si Artis untuk ditahan dan kewarganegaraannya dicabut. “Itu agar dia tidak bisa membuat onar lagi,” kata Ketua UMNO Bidang PerempuanRosnah Abdul Rashid Shirlin.
Rapper yang memiliki nama asli Wee Meng Chee yang lulusan Taiwan University ini telah menulis lirik lagu sejak umur 15 tahun. Dan pernah rapper ini membuat lirik yang menjelek-jelekan lagu Kebangsaan Malaysia yang akhirnya dia pun meminta maaf atas kesalahannya.
Selain mengenai diskriminasi dia juga membuat lirik-lirik yang mengkritik korupsi dan birokrasi di pemerintahan Malaysia.
Menurutnya, “Malaysia seharusnya menjadi sebuah negara yang memperlakukan siapun secara adil apapun latarbelakangnya. Jangan takut (mengkritik). Sebab kita membayar pemerintah agar bekerja untuk kita. Dibuat sederhana saja, kita ini bos mereka, mereka itu pelayan kita, dan saya menentang rasisme” tandas Wee.
sumber:AFP

