Iron Maiden had a guitar stolen after a gig in Athens last Saturday (August 2).

The band have appealed for information on the white Jackson Stratocaster, which bears guitarist Adrian Smith’s signature and carries the serial number 8467.

The metal giants are offering a signed tour jacket and letter of thanks from Smith as a reward.

“It will be extremely hard to get rid of as it’s the only one in the world,” says a message on the Iron Maiden website.

It’s the second rock-related theft of the week, after a thousands of pounds worth of Iggy And The Stooges gear went missing from outside the Embassy Suites Hotel in Montreal, Canada.

DESCRIPTION:
JACKSON STRAT COL. WHITE ADRIAN SMITH SIGNATURE MODEL, WHITE SCRATCH PLATE
EBONY FRETBOARD
ADRIAN SMITH SIGNATURE ON FRONT OF HEADSTOCK
HUMBUCKER BRIDGE PICK-UP
TWO SINGLE COIL PICK-UPS
RECTANGULAR BLACK MOULDED JACKSON GUITAR CASE.

The serial number of the guitar is 8467

Sukses membuka konser Metallica di stadion Lebak Bulus, Rotor keesokan harinya diundang untuk ikut dalam farewell party yang diselenggarakan di Hard Rock Café Jakarta. Sempat terjadi “insiden” kecil antara Irvan dengan Kirk Hammet wktu itu. Ceritanya begini, ketikaa nongkrong di satu meja, gitaris Metallica yang berambut kriwil iru menawarkan makanan kepada Irva. Dasar orang melayu, Irvan menolak dengan haluis tawaran Hammet tesebut. Melihat tawarannya ditolak, kontan saja Hammet marah dan meninggalkan meja makan. “Dia salah interprestasi. Kebiasaan orang Indonesia kan kalo ditawarin sesuatu pasti nggak langsung diterima, rada sungkan gitu, belakangan baru deh disabet hehehehe…,” kata Irvan terkekeh.

Babak baru perjalanan sebuah band thrash metal local bernama ROTOR dilanjutkan dengan hijrahnya Irva, Jodie dan Judha ke Los Angeles, Amrik. Di Kota yang terkenal ke seluruh dunia sebagai salah satu episentrum industri musik rock dunia mereka coba mengadu nasib dengan harapan bisa mengikuti jejak Sepultura, band Brasil yang sukses menembus Amrik. Saat itu tinggal Reeve saja yang masih stay di Indonesia “Dia baru belakangan nyusul kita ke Amrik.” Reeve ternyata nggak nyangka kalo orang Indonesia itu ramah-ramah, apalagi cewek-ceweknya. Selama besar di Amrik dia kan selsalu berhadapan dengan bule-bule yang angkuh.

Read more

Review singkat : Jakarta Rock Parade; Hari kedua; 12072008

0400 pm
gue tiba di gerbang. melihat spanduk, baliho dan segala macam tentang JRP, bagus memang, hanya saja pas gue datang, belum terlihat penonton yang berjibun (baca; banyak) aja. memang kata teman gue (salah satu crew JRP) dari hari jumat kurang penonton, mungkin hari ini bisa lebih banyak.
gue nunggu teman di gerbang, and pas dia datang kita parkir motor di belakang tempat panitia.
musik belum juga mulai, kata teman gue, jadwal di undur. Bagus!! gue ga datang jam 2 an, gosong deh otak gue … ya wes, setelah membeli tiket (and ternyata tiket jadi turun harga; Rp 200rb bisa all stages..great!!) gue jalan-jalan dulu sambil lihat-lihat sekeliling. Panggung bagus, stand-stand dari HAI, RollingStones, TRAX, Merchandise JRP, Greensand, makanan. tapi sayang kurang banyak. btw, tiketnya bagus juga, bentuk nya kaya kartu atm gitu and dapet paper guide juga…good…good!!!

0506 pm
TENGKORAK main di panggung Tennis Outdoor. penonton mulai berkerumun walaupun ga banyak, tapi great stage and sound too..TENGKORAK memainkan sekitar 5 buah lagu (kalo ga salah).

Read more

Next Page →